Sama-sama Kripto, Kenapa XRP dan Bitcoin “Dicoret” dari Indeks Baru S&P?

Indeks kripto terbaru dari S&P Global justru tidak memasukkan XRP dan Bitcoin. Ada alasan kuat di baliknya yang menarik untuk dikupas tuntas.
1 Min Read 0 7

Kok Bisa-bisanya Kripto “Raksasa” Malah Ketinggalan?

Jujur saja, pas pertama kali dengar ada indeks kripto baru dari S&P Global, saya langsung penasaran. Wah, pasti bakal ada Bitcoin dan XRP tuh di dalamnya, mengingat popularitas dan kapitalisasi pasarnya. Eh, ternyata berita yang beredar malah sebaliknya! Kedua aset kripto yang sering jadi buah bibir ini justru “absen” dari daftar beberapa indeks kripto terkemuka yang diluncurkan S&P baru-baru ini. Ini kan namanya kejadian menarik, ya? Ibaratnya, bintang utama yang digadang-gadang malah nggak nongol di panggungnya sendiri. Nah, pertanyaan besarnya: kenapa bisa begini? Apa sih yang bikin XRP dan Bitcoin nggak masuk radar S&P kali ini?

Bukan Soal Popularitas, Tapi Aturan Main

Kalau kita lihat sekilas, pasti muncul pikiran kalau S&P Global mungkin punya perhitungan sendiri soal kriteria. Bukan sekadar siapa yang paling banyak dibicarakan orang di TikTok atau Twitter. Ternyata, ada beberapa faktor krusial yang jadi pertimbangan utama S&P dalam membuat indeks-indeks ini, terutama untuk produk yang menyasar investor institusional.

Pertama, soal kelengkapan data historis dan ketersediaan data yang terverifikasi. Indeks yang dikelola lembaga besar seperti S&P ini biasanya butuh data yang sangat solid untuk setiap aset yang masuk. Data harian, mingguan, bulanan, sampai data perubahan harga yang panjang dan rekam jejaknya jelas. Nah, untuk XRP, kan kita tahu ada masalah hukum yang cukup panjang dengan SEC di Amerika Serikat. Masalah ini sempat bikin pergerakan dan ketersediaan datanya jadi agak “terganggu” di beberapa bursa atau platform pelaporan. Padahal kalau mau ikut indeks, stabilitas data itu nomor satu.

Kedua, yang nggak kalah penting adalah soal mekanisme pasar dan likuiditas yang murni. S&P Global, sebagai lembaga yang sudah punya nama besar di dunia keuangan tradisional, tentu sangat berhati-hati. Mereka mencari aset yang perdagangannya itu bersih, terstruktur, dan nggak gampang dimanipulasi. Ini bukan berarti XRP atau Bitcoin itu manipulatif ya, bukan begitu maksud saya. Tapi, S&P punya standar ketat untuk memastikan bahwa aset yang masuk indeksnya memang diperdagangkan di pasar yang “sehat” dan menyediakan data yang bisa diandalkan tanpa keraguan.

Kripto Bukan Cuma Bitcoin & XRP

Penolakan masuknya XRP dan Bitcoin ke beberapa indeks baru S&P ini sebenarnya malah membuka mata saya. Kripto itu luas banget, lho. Ternyata, parameternya bisa jauh lebih rumit dari sekadar popularitas atau berapa banyak hype yang beredar. S&P Global, dengan produk indeks yang mereka tawarkan, sepertinya lebih membidik segmen pasar yang lebih “serius” dan terstruktur. Ini bisa jadi sinyal bahwa institusi keuangan besar mulai melihat kripto sebagai kelas aset yang valid, tapi mereka butuh “jalan masuk” yang aman dan teratur.

Kalau menurut saya pribadi, ini justru bagus. Keberadaan indeks yang lebih selektif ini bisa membantu membedakan mana aset kripto yang punya fundamental kuat dan memenuhi standar kelembagaan, dengan yang mungkin lebih bersifat spekulatif. Ibaratnya, nggak semua sayuran bisa masuk ke “menu restoran berbintang lima”. Ada proses seleksi yang ketat di sana. Jadi, meskipun Bitcoin dan XRP nggak masuk indeks tertentu S&P ini, bukan berarti keduanya kehilangan nilai atau popularitas. Mereka tetap ada dan terus jadi pembicaraan, tapi untuk produk indeks yang spesifik ini, ada “aturan main” lain yang harus dipatuhi.

Jadi, Mau Dibawa Kemana Arahnya?

Apa artinya ini bagi investor kripto pada umumnya? Mungkin tidak banyak berpengaruh langsung pada aset-aset yang sudah mapan seperti Bitcoin. Namun, bagi para pengembang proyek kripto baru, ini bisa jadi semacam “alarm” tersendiri. Standar untuk bisa dilirik lembaga keuangan besar semakin tinggi. Kelengkapan data, likuiditas yang mendalam, dan kepatuhan regulasi akan menjadi faktor penentu.

Saya jadi penasaran, apakah ke depannya akan ada indeks kripto lain yang punya kriteria berbeda? Atau justru mayoritas lembaga keuangan akan mengikuti jejak S&P dengan standar yang serupa? Kita tunggu saja perkembangannya. Yang jelas, dunia kripto terus berevolusi, dan pemahaman kita pun perlu ikut bertumbuh selaras dengannya. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda setuju dengan kriteria seleksi S&P ini?

Baca juga:

editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *